Kamu yang terlalu menikmati duniamu
Aku yang sibuk dengan duniaku
Dunia yang berbeda
Kamu yang sangat peduli dengan urusanmu
Aku yang tetap berkutat dengan urusanku
Urusan yang tak sama
Aku dan Kamu
Seperti berdua tapi berjalan sendiri
Dengan sebuah janji untuk kembali
Entah kapan
Atau sampai kapan
Biar lelah yang membawaku
Biar jera yang mengingatkanku
Sampai nanti kita tahu
Berpisah atau menjadi satu
Minggu, 11 Desember 2011
Jumat, 09 Desember 2011
Apalah Arti menunggu by RAISA
telah lama aku bertahan
demi cinta wujudkan sebuah harapan
namun ku rasa cukup ku menunggu
semua rasa tlah hilang
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi
namun ku rasa cukup ku menunggu
semua rasa tlah hilang
sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi
dahulu kaulah segalanya
dahulu hanya dirimu yang ada di hatiku
namun sekarang aku mengerti
tak perlu ku menunggu sebuah cinta yang sama
sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi
sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi
demi cinta wujudkan sebuah harapan
namun ku rasa cukup ku menunggu
semua rasa tlah hilang
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi
namun ku rasa cukup ku menunggu
semua rasa tlah hilang
sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi
dahulu kaulah segalanya
dahulu hanya dirimu yang ada di hatiku
namun sekarang aku mengerti
tak perlu ku menunggu sebuah cinta yang sama
sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi
sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi
Rabu, 07 Desember 2011
Tak Berjudul
berkali-kali menulis beberapa paragraf dan menghapusnya. Lagi. Lagi. Dan Lagi.
Tulisan itu salah.
bukan, bukan itu yang mau saya tulis
bukan, bukan itu yang ingin saya bilang
bukan, bukan itu yang saya rasakan
entahlah...
rasanya semua pergi satu per satu meninggalkan saya
rasanya dunia sudah berkembang pesat sedangkan saya masih diam di tempat
rasanya hujan sudah berhenti tapi kini datang lagi
rasanya pelangi sudah membentuk cahaya tapi bukan untuk saya
entahlah...
mimpi-mimpi yang seakan berlari menjauhi saya
kenapa?
saya tak punya jawaban yang tepat untuk hal ini
semua yang semakin terasa tidak mungkin
semua yang semakin terasa hanya akan menjadi mimpi
harapan yang sepertinya hanya sebuah harapan
penantian yang tetap menjadi penantian
tanpa realita
entahlah....
hidup saya yang begini-begini saja
Tulisan itu salah.
bukan, bukan itu yang mau saya tulis
bukan, bukan itu yang ingin saya bilang
bukan, bukan itu yang saya rasakan
entahlah...
rasanya semua pergi satu per satu meninggalkan saya
rasanya dunia sudah berkembang pesat sedangkan saya masih diam di tempat
rasanya hujan sudah berhenti tapi kini datang lagi
rasanya pelangi sudah membentuk cahaya tapi bukan untuk saya
entahlah...
mimpi-mimpi yang seakan berlari menjauhi saya
kenapa?
saya tak punya jawaban yang tepat untuk hal ini
semua yang semakin terasa tidak mungkin
semua yang semakin terasa hanya akan menjadi mimpi
harapan yang sepertinya hanya sebuah harapan
penantian yang tetap menjadi penantian
tanpa realita
entahlah....
hidup saya yang begini-begini saja
Senin, 05 Desember 2011
Galau Tingkat Tinggi
ggzzzz....gzzzz...gggzzz....
suara apa itu?
entah hati saya... geraman... atau mungkin perut saya...
galau galau galau...
bukan,, kali ini bukan tentang dia...
hanya tentang tesis saya yang haus belaian
pernah galau soal sepele seperti saya???
huhuhuhu....
saat nyaris semua sudah maju proposal dan saya yang tetap diam di tempat
entah karena dosennya yang sibuk minta ampun atau saya nya yang tidak punya waktu untuk itu
entah karena dosennya yang persiapan guru besar atau saya yang selalu periksa laporan yang lagi2 salah lagi2 salah.... ggggrrrrhhhh....
ya sudahlah ya...
semua punya porsinya masing2 deh
suara apa itu?
entah hati saya... geraman... atau mungkin perut saya...
galau galau galau...
bukan,, kali ini bukan tentang dia...
hanya tentang tesis saya yang haus belaian
pernah galau soal sepele seperti saya???
huhuhuhu....
saat nyaris semua sudah maju proposal dan saya yang tetap diam di tempat
entah karena dosennya yang sibuk minta ampun atau saya nya yang tidak punya waktu untuk itu
entah karena dosennya yang persiapan guru besar atau saya yang selalu periksa laporan yang lagi2 salah lagi2 salah.... ggggrrrrhhhh....
ya sudahlah ya...
semua punya porsinya masing2 deh
Dont Know Why, by Norah Jones
I waited 'til I saw the sun
I don't know why I didn't come
I left you by the house of fun
I don't know why I didn't come
I don't know why I didn't come
When I saw the break of day
I wished that I could fly away
Instead of kneeling in the sand
Catching teardrops in my hand
My heart is drenched in wine
But you'll be on my mind
Forever
Out across the endless sea
I would die in ecstasy
But I'll be a bag of bones
Driving down the road alone
My heart is drenched in wine
But you'll be on my mind
Forever
Something has to make you run
I don't know why I didn't come
I feel as empty as a drum
I don't know why I didn't come
I don't know why I didn't come
I don't know why I didn't come
I left you by the house of fun
I don't know why I didn't come
I don't know why I didn't come
When I saw the break of day
I wished that I could fly away
Instead of kneeling in the sand
Catching teardrops in my hand
My heart is drenched in wine
But you'll be on my mind
Forever
Out across the endless sea
I would die in ecstasy
But I'll be a bag of bones
Driving down the road alone
My heart is drenched in wine
But you'll be on my mind
Forever
Something has to make you run
I don't know why I didn't come
I feel as empty as a drum
I don't know why I didn't come
I don't know why I didn't come
by: Norah Jones
Jumat, 02 Desember 2011
Remember When
Satu buku yang membawaku kembali pada masa SMA ku. Aku bahkan nyaris lupa bagaimana aku saat itu. Bukan siswa yang terkenal... bukan juga siswa kuper yang kerap kali ke perpustakaan atau hanya mengurung diri di kelas. Ya, jujur aku suka ke perpustakaan, tapi bukan mencari buku pelajaran. Aku, wanita yang biasa-biasa saja, bahkan menganggap masa itu masa yang tidak biasa. Luar biasa malah. masa-masa yang membuatku mengenal diriku. Masa yang membuatku mulai menilai orang lain dalam hatiku. Masa yang membuatku selalu ingin kembali dan kembali. Buku ini.... membuatku kembali mengenangnya. Bukan hanya masa SMA ku.. tapi semua kisahku..Kata-kata di sampul belakang buku yang membuatku langsung membelinya saat itu juga.............
Apa pun yang kau katakan, bagaimanapun kau menolaknya, cinta akan tetap berada di sana, menunggumu mengakui keberadaannya.
Bagi kita, senja selalu sempurna; bukankah sia-sia jika menggenapkan warnanya? Seperti kisahmu, kau dan dia, juga kisahku, aku dan lelakiku. Tak ada bagian yang perlu kita ubah. Tak ada sela yang harus kita isi. Bukankah takdir kita sudah jelas?
Lalu, saat kau berkata, "Aku mencintaimu", aku merasa senja tak lagi membawa cerita bahagia. Mungkinkah kata-katamu itu ambigu? Atau, aku saja yang menganggapnya terlalu saru?
"Aku mencintaimu," katamu. Mengertikah kau apa artinya? Mengertikah kau kalau kita tak pernah bisa berada dalam cerita yang sama, dengan senja yang sewarna?
Takdir kita sudah jelas. Kau, aku, tahu itu.
Bagi kita, senja selalu sempurna; bukankah sia-sia jika menggenapkan warnanya? Seperti kisahmu, kau dan dia, juga kisahku, aku dan lelakiku. Tak ada bagian yang perlu kita ubah. Tak ada sela yang harus kita isi. Bukankah takdir kita sudah jelas?
Lalu, saat kau berkata, "Aku mencintaimu", aku merasa senja tak lagi membawa cerita bahagia. Mungkinkah kata-katamu itu ambigu? Atau, aku saja yang menganggapnya terlalu saru?
"Aku mencintaimu," katamu. Mengertikah kau apa artinya? Mengertikah kau kalau kita tak pernah bisa berada dalam cerita yang sama, dengan senja yang sewarna?
Takdir kita sudah jelas. Kau, aku, tahu itu.
Kamis, 01 Desember 2011
Langganan:
Postingan (Atom)
sampai lupa
hai... sudah begitu lama... bukannnya aku tak ingin menulis lagi atau bagaimana... hanya saja terkadang aku tak punya waktu jika bisa dibil...
-
Hi, blog... Entah sudah berapa lama aku tak menulisimu. Bukannya aku yang terlalu sibuk atau bagaimana. Hanya saja aku belum punya tulisan...
-
hai... sudah begitu lama... bukannnya aku tak ingin menulis lagi atau bagaimana... hanya saja terkadang aku tak punya waktu jika bisa dibil...
-
Kembali lagi dengan aktivitas lamaku, dan aku sadar bahwa begitu lamanya aku tidak menulis. Rindu rasanya. Rindu melampiaskan pikiran-pikir...
