Rabu, 04 April 2012

Rindu Masa Itu

Hari senin yang padat.
Pagi itu aku kesiangan. seperti biasa. Akibat tidurku yang cukup larut, bangun agak siang, ditambah banyak hal yang harus kuselesaikan pagi harinya. Mengemudi dengan santai karena aku tau akhirnya juga akan terlambat sampai kantor. Suasana parkir kantor yang seperti biasa nya membuatku dengan mudah mencari 'tempat biasa' ku. Dengan membawa laptop yang selalu kubawa dan meninggalkan tas besar ku, aku berjalan santai seolah tak terjadi apa-apa. Yah,,, sepertinya aku sudah mulai biasa dengan keterlambatan ini.
Berjalan ke ruang panitia seolah-olah aku baru dari ruang kerjaku lalu membuka laptop dan pura-pura sibuk. Huaaaaaaaah... sedang malas sekali hari ini. Apalagi mengingat janjiku dengan 'si dosen pembimbing' yang rasanya tak pernah puas dengan tulisanku.
Pukul sepuluh pagi, aku bergegas ke kampus. Dengan semangat berapi-api.
Lalu kulihat gadis-gadis itu. Segerombolan gadis. Dengan style yang katanya lagi 'in'
langsung saja tercetus kata-kata itu di kepalaku.
"aku iri'
aku iri pada mereka yang bisa berpakaian semau mereka. iri pada rambut panjang halus nya. iri pada bentuk tubuhnya yang tinggi ramping. iri pada nya yang bisa sok-sok an dengan kelompoknya yang ceritanya cantik-cantik itu.
huaaaaaaaaaaaaaahhh... padahal aku juga pernah merasakan masa-masa itu. Walau tak spenuhnya menikmatinya karena aku terbiasa mengejar-ngejar waktu sampai tak mau bersantai-santai dengan kegiatan seperti itu. huh! aku rindu masa-masa itu. Bolos kuliah, jalan-jalan dengan teman se-gank, yah semua pokoknya deh...
Ya, sekian hari ini,,,
memang masa kuliah deh yang paling indah buatku, bukan masa SMA
Karena waktu SMA aku belum berani bolos :( walau pernah beberapa kali
Eh, tapi aku juga rindu pada event2 di sekolah, rindu pada ekstrakulikuler, aaaahhhh,,,, pokoknya rindu pada masa yang tak harus memikirkan masa depan.
Sekian :)

Jumat, 30 Maret 2012

Love Is You

Cinta itu...
ketika saya bertemu dia
ketika saya setiap hari merindukan kehadirannya
ketika dia kerap kali muncul dalam mimpi saya

Cinta itu...
ketika saya yakin bersama dia
ketika saya yakin bahwa dialah orangnya
ketika saya yakin inilah yang tepat

Cinta itu...
ketika kami bersama
ketika kami punya panggilan 'sayang' yang aneh
ketika kami saling mengejek padahal tidak sesungguhnya

Cinta itu... kamu...

seperti kata cherrybelle :p
LOVE is YOU

Selasa, 20 Maret 2012

Nasib

Kata orang "Lakukan apa yang bisa kau lakukan"
Nanti hasilnya pasti sesuai dengan jerih payahmu...

yaaahhh... kata-kata itu mungkin memang benar... tapi bisa juga salah.
Bagaimana jika kau sudah berusaha sekuat tenagamu.... sampai kau benar-benar kelelahan... tapi hasilnya biasa-biasa saja. Hasilnya sama dengan kau yang berdiam diri.
Yah,,, mungkin memang nasib.
Yah, nasib.

Hujan kali itu

Langit yang kelabu malam itu
Angin yang seakan marah pada dunia
Atau mungkin tuhan yang sedang marah.
Ah... aku tak tahu...

Kutarik selimutku lebih kencang
Semakin ke atas hingga menutupi sebagian wajahku
Juga ketakutanku
Hujan....
Terkadang aku suka...
Tapi kadang membuatku takut...

Hujan yang membawa semua kenanganku
Hujan yang mengingatkanku pada masa-masa terburukku
Denganmu juga aku
Hujan yang mengingatkanku tentangmu dan dia
Tentang masa-masa rapuhku

Tapi hujan juga yang menghapus semua
Hujan yang membuatku kembali ceria
Hujan yang menenangkanku
Hujan yang membuatku lebih kuat
Membuatku bisa menerima semuanya
Membuatku tahu bahwa beginilah hidup

Hujan..... Aku Suka

Senin, 05 Maret 2012

Hai... akhirnya aku kembali menulis
Disela-sela rutinitas yang akhir-akhir ini begitu sibuk sampai aku pun tak mengenal siapa diriku.
Pergi pagi pulang malam... setiap hari... rasanya sakit mencekik leher sampai hampir setiap hari harus singgah ke Circle K buat beli You C 1000 atau brownies 'penyelamat' disaat malam-malam yang penuh rasa lapar.
Lelah juga rasanya....

Pernah tidak, ketika kau telah berusaha sekuat tenaga, ketika kau melakukan semua yang kau bisa, ketika kau berambisi kuat untuk meraih sesuatu... namun sia-sia
Ketika kau merasa pantas untuk dipilih tapi ternyata tidak
Tapi ya beinilah hidup
Serba tidak pasti
Serba mengejutkan

Kamis, 23 Februari 2012

Gara-gara Mumet

Aku terduduk di salah satu ruangan sempit yang dipenuhi dengan orang-orang super sibuk di dalamnya. Sesekali celetukan yang berupa pertanyaan keluar dari salah satu orang itu, beberapa kali juga bersamaan disela-sela suara ketukan-ketukan keyboard laptop yang nyaris tak pernah berhenti.
Aku yang baru beberapa hari belakangan ikut menempati (atau bisa dibilang memenuhi) ruangan ini ikut meramaikan dengan ketukan-ketukan keyboard laptopku.
Lelah, sudah pasti. Tapi aku juga senang bisa menghindar dari bisikan-bisikan miring tentangku sebelumnya. Juga pandangan aneh yang kerap kali tertuju padaku. Sayang sekali mereka tidak tahu kalau aku tahu. Entah aku punya salah apa padanya, entah aku pernah berbuat apa padanya. Atau mungkin dia yang hanya sekedar iri dengan pencapaianku. Kadang aku hanya tersenyum jika melewatinya, kadang juga menyapa (kalau moodku sedang baik). Tapi tak jarang aku hanya berlalu sambil pura-pura tidak melihatnya. Memang kenapa? Boleh-boleh saja kan aku melakukannya? Itu hak ku kan?
Ah, buat apa dipermasalahkan. Sekarang aku punya kebebasan kemana saja. Kemana aku suka. Disini atau disana.

Kamis, 09 Februari 2012

me and my best

sahabat itu seperti orang, dia membelamu, saat kamu meninggalkannya, ia tak akan meninggalkanmu ... selalu ada ... (dikutip dari penelusuran google)

semua orang pastinya punya sahabat... begitu juga dengan saya.
Tapi beruntung saya punya banyak sahabat yang siap sedia menolong atau saya tolong disaat-saat 'istimewa'. Saat histeris karena terlalu bahagia juga saat kalut dengan berbagai masalah. Bukan untuk memberi masukan atau nasehat, tapi hanya untuk mendengarkan.

Saya dan Saudara Kembar Saya
Saudara sekaligus sahabat. Sah-sah saja kan... karena dia yang selalu punya pemikiran cukup sama dengan saya. Yang punya pandangan hampir sama dengan saya. Kesukaan yang sama juga pendapat yang hampir sama. Saling mengenal nyaris 24 tahun bukan waktu yang sebentar untuk mengerti sisi seseorang, tapi juga bukan waktu yang cukup untuk tahu bagaimana orang itu. Ya, pastinya semua orang punya pandangan dan cara masing-masing dalam menghadapi masalah. 
Saya dan kembaran saya
Dia yang selalu bilang "That's Life" Itulah hidup. Yah,,, memang inilah hidup.

Saya dan Teman Kuliah Saya
Namanya Omank, ya saya memanggilnya begitu. Dia yang tak pernah mau menjudge seseorang. Dia yang selalu siap menerima gangguan saya kapan pun dimana pun. Dia yang sering saya telepon saat dini hari,,, begitupun sebaliknya. Dia yang selalu memberi semangat agar saya kuat. Dia yang memberi trik-trik jitu ... cara-cara aneh yang memang ampuh dalam menghadapi masalah.
Omank dan Saya
Saya dan Sepupu Teman Saya
Saya dan Itha
Namanya Itha. Seringkali orang bertanya "Kenal dimana?" dan kami pun tertawa sendiri. Kami tidak satu sd, smp ataupun sma, apalagi kuliah karena ia kuliah di kedokteran dan saya di fakultas teknik. Awal perkenalan adalah saat saya kerumah teman  saya saat sma. Awalnya kami hanya saling tahu, kenal pun tidak terlalu. Entah kapan persahabatan dimulai. Saat kuliah atau akhir kuliah saya. Dan saya juga lupa awal pertemuan lagi lewat media apa, entah facebook atau sms atau bertemu langsung. Yah, pokoknya akhirnya kami bersahabat sampai sekarang. Berbagi berbagai masalah,, walau saya lebih sering jadi pendengar... tapi saya senang. Menemani saya hampir setiap sabtu (sebelum babynya lahir) dan berbagi cerita. Hingga sekarang walau harus culik menculik dulu,,,hihihi

Saya dan Teman Sekantor Saya
Namanya Indri. Belum lama saya kenal tapi langsung klop karena kami punya hobi yang sama yakni jalan-jalan, belanja dan wisata kuliner. Karena gaya pacaran kami yang sama-sama LDR (Long Distance Relationship), kami menghabiskan waktu bersama hampir setiap weekend ataupun sepulang kantor. O ya, satu lagi hal yang paling kami sukai-----------K A R A O K E, yang dilakukan hampir tiap minggu....

Saya dan Indri
Saya dan Si Teman Sebangku saat Sekolah
Yang ini Nita. Sudah kenal lama sejak di sekolah dasar. Walau tidak satu sekolah, saat SD kami sering bertemu di perkemahan sabtu minggu yang diadakan di sekolah saya. Juga saat les privat di sala satu guru saya. Lupa-lupa ingat juga,,, rasanya ada salah satu gadis yang memergoki sendok makan saya saat kemah digunakan sebagai pembersih salah satu kaki teman saya. Gadis itu hanya menatap saya kasihan. Disanalah semua berawal. Lalu duduk sebangku saat kelas satu SMP dilanjut dengan duduk sebangku 2 tahun saat SMA. Sampai saat ini kami masih sering pergi bersama, saling curhat masalah kerja,,,, dan saling tukar pikiran tentang masa depan :)
Nita dan Saya


Nah, begitulah cerita saya hari ini
Bersyukur memiliki mereka :)

sampai lupa

 hai... sudah begitu lama... bukannnya aku tak ingin menulis lagi atau bagaimana... hanya saja terkadang aku tak punya waktu jika bisa dibil...