Senin, 28 Mei 2012

Kata Orang Sih Gitu

capek dong ya kalo dibohongin terus-terusan?
mau sampai kapan kayak begini?

hati saya sudah kebas. sudah kebal dengan segala tusukan-tusukan tajam yang itu-itu lagi.
gak bosen yang bikin saya kelimpungan kayak orang gila?
ga bosen ya bikin saya pengen nyemburin api dari mulut.
yak! lagi-lagi rasanya kayak abis ditimpuk batu trus kecebur sumur dan ga bisa keluar lagi.
kata orang namanya 'udah kadung, kudiang men..'

kata orang sih kita tetep lakuin yang terbaik aja... nanti pasti hasilnya jadi baik.
'begitu ya?' pikir saya kali itu.
Sapai kapan saya harus berbaik-baik jadi orang baik sementara orang itu gak berbaik-baik sama saya?

oooopppsss.... saya lebay lagi deh.
Whatever lah ya orang bilang saya lebay, saya galau, saya ababil....
tapi toh saya yang tahu rasanya... saya yang jadi tokoh utamanya... saya yang memainkan drama.

kata orang sih 'You Play Drama, You Get Karma'
katanya sih begitu...
ya saya percaya aja sama kata-kata filsafat begituan.. jadi saya berbuat yang baik-baik aja lah ya... ga usah pake balas-balas dendaman... cukup elus-elus dada aja deh...
sabar aja yang penting semua senang... itu kan intinya?

-maaf, lagi emosi tingkat super dewa-

Jumat, 25 Mei 2012

si cantik itu DIA

 Nemuin draft yang dari dulu ga berani diupdate,,, tapi sekarang diupdate aja, masa bodo lah yaaa... tapi dibumbuin dikit-dikit dulu tulisannya,,,hihihi

Hari yang begitu rumit.
Berawal dari akun FaceBook yang saya utak-atik entah untuk apa, sampai akhirnya saya mencari sesuatu yang harusnya tidak saya cari.
Dunia maya memang dunia yang begitu menyesatkan saya, menyesatkan pikiran-pikiran saya juga hidup saya. Seharusnya saya sudah tahu dari awal apa akibatnya. Saya juga harusnya lebih awal menyadari untuk menghentikan pencarian saya. Untuk apa ditemukan? Apa yang bisa saya lakukan seandainya saya menemukan 'sesuatu'? Tidak Ada.
Toh hidup saya tetap berjalan seperti biasa. Otak saya akan dipacu sekuat tenaga untuk melupakan semua itu dan membuangnya jauh-jauh. Hati saya akan dipompa untuk lebih tenang menenangkan jantung saya yang meletup-letup.
Ah ya, dia begitu cantik, dan apa yang saya mau ada pada dia. Jujur saya iri. Pantaskah? Seorang saya yang tidak punya apa-apa (namun berusaha untuk meraihnya) merasa iri dengan dia yang punya apa yang saya inginkan.
Dan akhirnya saya sadar, saya begitu mirip dengan dia. Yah... si cantik itu Dia.
Semakin saya membenci dia, semakin saya membenci diri saya sendiri.
Saya memang bukan yang sempurna, saya memang sudah tidak punya apa-apa, tapi saya tidak meminta banyak.
Saya hanya ingin bahagia. Keinginan sederhana namun begitu rumit untuk diraih.
Bahagia itu tidak mudah. Butuh pengorbanan, butuh kesabaran menantinya.

Rabu, 23 Mei 2012

Akhirnya Lulus Juga

fiiiuuuuhhh... finally oh finally.....
akhirnya saya lulus juga kuliah di Magister Teknik Sipil Jurusan Teknik dan Manajemen Sumber Daya Air....
setelah sekitar 21 bulan bersakit-sakit, berpusing-pusing, uring-uringan, kejar-kejaran sama waktu dan lain sebagainya,,,, daaaaannn... akhirnya berakhir sudah... walau masih belum bikin perbaikan T.T
yah, pokoknya selesai sudah yang namanya ujian2, karena jujur aja, saya ga bakal nyari s3 '_' kecuali dicalonin jadi menteri ato presiden kali ya (hahaha!)

yah, pokoknya saya mau bilang makasiiiihh banget buat semua yang selalu kasi saya support tanpa kenal lelah, juga yang sering saya omelin (ini buat ibu saya) yang paling sering nanyain 'tesis udah sampai mana' juga saudara kembar saya yang bikin saya malu berat karena dia selalu duluan dalam hal apapun termasuk tamat2an kuliah ini...huhuhuhu
Juga ga lupa buat si pacar yang rela batalin niat nya balik ke surabaya buat nemenin saya ujian sore itu...

Lega, haru bercampur jadi satu, walau ga seheboh s1 dulu sih, soalnya rasanya ga tau kenapa ya biasa aja... mungkin karena udah pernah lulus sebelumnya kali ya :s

Ya begitulah deh pokoknya... Love you gad... yang selalu bantu saya kapanpun dimanapun :*

Senin, 07 Mei 2012

TeShis oh TeShit

"Udah tamat belum???"
Pertanyaan yang sering kali bikin saya dongkol sendiri jika diajukan kepada saya. sebelas dua belas sama pertanyaan "Udah Nikah Belum???" atau "Kapan Nikah?"
Pengen banget saya bilang kalau saya itu MASIH muda. heheheheh
Sebenernya memang bukan abege lagi (walau pengennya begitu), tapi masih muda kan buat nikmatin masa-masa yang katanya menyenangkan????

Huaaaah,,,, setelah berusaha sekuat tenaga sampe jungkir balik, tetep aja target saya Bulan Mei ini gak tercapai. Nyesel ga nyesel juga sih... jadi mesti nyisihin duit lagi buat bayar spp (maklum, udah ga mau dibayarin ortu lagi). Padahal udah rela-rela sering nolak kerjaan kantor yang kian menyiksa ini (hiks,,,lebay). Tapi yah... memang ini jalannya kali yaaaaa...
Saya banyak revisi setelah ujian hasil,,, jadi target yang pengennya diselesaiin satu minggu jadi nyaris sebulan karena harus analisis ulang... huft... pengen banget bilang ke dosen penguji "Kenapa ga bilang pas proposal aja pakkk???"
Memang yang tanggal 13 itu angka keramat... apalagi hari jumat.
Sempat teman saya berkomentar "Kenapa pilih tanggal itu???? 13 loh, awas sial" Namun saya yang memang ga mau percaya sama mitos-mitos bodoh itu akhirnya kena juga. Jadi tanggal sial buat saya, walau seminar hasil berjalan lancar jaya kelihatannya, tapi saya tau itu tidak.
Yah... beginilah...
Jadi saya sampai saat ini masih berkutat dengan yang namanya tesis... masih pacaran sama jurnal-jurnal statistik... masih sering nongkrongin tukang spss yang saya bayar buat nge-spss-in tesis saya...

Ya mau gimana lagi,,, saya kan bukan orang ekonomi yang sehari-harinya ngurusin soal statistik, jadi saya mesti belajar berkali-kali lipat walau terkadang suka diganggu sama Serial Drama Korea yang 1000 kali lebih menarik dibanding hal beginian

Mohon doanya aja ya... semoga aja kali ini lancar.. yang penting bahagian lah :p Hubungannya apa coba...
okelah... byebyebye dulu,..

Selasa, 01 Mei 2012

Anak Pantai

Anak Pantai? Mungkin dulu bukan. Namun sejak saya ditempatkan pada bagian Sungai dan Pantai II di Balai Wilayah Sungai Bali-Penida yang khusus menangani masalah pantai, saya mulai menjadi anak pantai.
Saya suka pantai, jadi pas lah kalau saya ditempatkan di sini. Selain bekerja saya juga bisa menikmati apa yang saya suka.
Jujur sih, saya tak begitu suka dengan pekerjaan ini, selain harus panas-panasan, saya juga tak terlalu suka dalam hal bangunan-bangunan yang menurut saya cenderung kelaki-lakian. Kuliah di teknik sipil juga awalnya karena 'permintaan' orang tua. Yah, walau saya akui akhirnya saya bisa mendapat pekerjaan yang bisa dibilang membuat saya cukup 'mapan' #blushing
Baiklah, cerita saya kali ini mengenai survey yang saya lakukan dengan beberapa rekan kerja saya dalam rangka kajian lingkungan pengamanan pantai di Nusa Penida dan Nusa Lembongan.
Day 1
Berangkat hari kamis pagi, sehari setelah kepulangan saya dari liburan. Badan masih capai juga pegal-pegal, tapi tidak mengurungkan niat saya untuk bersemangat. Anggap saja liburan lanjutan :p
Pukul 07.00 pagi kami sudah berkumpul di kantor untuk berangkat bersama ke sanur, sarapan seadanya yang dilanjutkan ke Nusa Penida dengan kapal roro.
Sudah sampai Nusa Penida :)
 Perjalana di Nusa Penida kami lewati dengan menyewa sebuah kendaraan terbuka yang memang mayoritas di sana. Rombongan menginap di Desa Ped tepatnya di depan Pura Dalem Ped yang sudah sering dikunjungi umat hindu yang bersembahyang di pura tersebut.

Feels Hot yakkk
 Ke penginapan hanya untuk menaruh beberapa barang agar tidak memberatkan perjalan kami dan.... disinilah perjalanan yang sebenarnya dimulai.
Diawali dengan  berkunjung ke kantor Kecamatan untuk pemberitahuan bahwa rombongan akan melakukan survey terkait rencana pekerjaan yang akan dilakukan.
Dilanjutkan dengan berjalan di pinggir pantai sesekali sambil mengambil dokumentasi beberapa bangunan yang rusak dan daerah yang perlu penanganan.
teteuuupp
Pukul setengah empat sore kami memutuskan untuk istirahat di penginapan sejenak demi mengumpulkan tenaga untuk sore harinya, sementara si sopir angkutan kami perbolehkan kembali karena sudah cukup berkendara untuk hari itu.
Pukul setengah lima sore kami melanjutkan perjalanan (kali ini benar-benar hanya jalan kaki) menyusuri pantai yang belum kami lewati. Terik matahari yang awalnya menyengat perlahan memudar seiring dengan lembayung senja yang mulai memenuhi langit sore itu. Kami terus berjalan sambil sesekali memunguti kerang kecil yang bersembunyi di balik pasir.
Beberapa anak yang menikmati segarnya air laut berteriak dari kejauhan.
"Hai miss... what is your name??"
Saya sampai terbahak mendengarnya. Ternyata gara-gara memakai topi besar ala wisatawan, juga rekan saya yang menggunakan kamera SLR dengan celana pendeknya juga tampat seperti wisatawan dari kejauhan.
Lovely sunset :)
melihat terbenamnya matahari
Begitulah hari pertama kami. Sekembalinya kami ke penginapan (sekitar pukul setengah tujuh malam), kami bersiap untuk bersembahyang ke Pura dan beristirahat untuk esok harinya.
Day 2
Jadwal kami di hari itu adalah ke Pulau Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan yang kami tempuh dengan boat kecil untuk tujuh penumpang.
here we are......
indah, kan??
nyantai dulu
nah... begitulah hari itu
That was a great day :)

Senin, 30 April 2012

Enjoying Thailand

Kali ini saya ingin berbagi sedikit cerita saya soal kunjungan saya pertama kali ke luar negri. Bukan negara super terkenal yang saya impikan sebelumnya seperti Itali, Perancis ataupun Inggris. Namun negara ini juga punya keunikan tersendiri dalam menarik minat negara lain untuk berkunjung kesana.
Thailand. Negeri seluas 510.000 kilometer ini kira-kira seukuran dengan Perancis. Di sebelah barat dan utara, Thailand berbatasan dengan Myanmar, di timur laut dengan Laos, di timur dengan Kamboja, sedangkan di selatan dengan Malaysia.
Jika dilihat lebih jauh, sebenarnya Thailand, khususnya Bangkok tidak begitu berbeda dengan Jakarta. Mall nya yang melimpah ruah, juga kemacetan yang ditemukan di sepanjang ruas jalan benar-benar mengingatkan saya tentang ibukota negara saya. Mungkin bedanya hanya tidak terlalu banyak rumah kumuh dan sampah yang jumlahnya tidak sebanyak Jakarta.
Oke, saya awali cerita perjalanan saya kali ini.
Day 1.
Bawa barangnya ga usah banyak2 biar ga ribet :)
Berangkat minggu siang, sekitar pukul 12.00 wita dan melalui perjalanan yang cukup panjang selama 4 jam di pesawat. Akhirnya sampai di Bandara Suvarnabhumi sekitar pukul setengah empat sore. Suasana hiruk pikuk langsung terasa begitu saya melewati bagian imigrasi dan saya sempat terbenging-bengong melihat kemegahan struktur bangunan bandara itu. #insting keteknikan mulai muncul :p
Kalo ini mah di jakarta juga ada ya :)

Rame banget, kita kebingungan nyariin siapa yang jemput kita disana
Setelah bertemu dengan tour guide yang namanya Ken, rombongan meluncur ke sebuah restaurant yang ditempuh dalam waktu 20 menit dari bandara. Menunya untung saja masih bersahabat dengan lidah saya, karena saat di pesawat saya memesan makanan khas thailand yang nyatanya hanya saya sentuh seperempatnya saja.
Seusai makan kami diantar ke mall yang harganya miring (menurut tour guide), tapi sayangnya saya tidak menemukan banyak barang bagus karena jujur saja mall itu mengingatkan saya pada Mangga Dua dengan harga yang lebih tinggi. Jadi saya hanya membeli beberapa barang yang memang benar saya butuh saja.
Menginap di All Season Huamark Hotel yang letaknya tdak jauh dari pasar malam membuat kami masih bisa menikmati malam itu dengan berkeliling pasar dan membeli beberapa barang yang lebih terjangkau. Tidak lupa menikmati makanan khas thailand yang masih sesuai dengan selera lidah. Sayangnya saya tidak mengambil foto 'bakmi' babi asap yang saya pilih. Walau terlihat biasa, namun rasanya begitu menggugah selera apalagi dengan harga sekitar Rp.9000,- ditambah dengan air mineral.

Day 2
Hari kedua kami mengunjungi sebuah kuil yang terkenal (oopss..lupa namanya), saking asyiknya berfoto-foto dan menikmati pemandangan yang belum saya pernah lihat sebelumnya.
foto2 geje depan hotel

Souvenir? Liat2 aja deh

Sebelum nyebrang ke kuil

Foto2 ala gadis thai :))
Setelah dari kota Bangkok, rombongan lansung menuju Pattaya yang ditempuh dalam 3,5 jam perjalanan.
Pattaya. Kota yang terkenal dengan tarian erotisnya :p
Jadi malam itu kami menikmati kabaret yang dibawakan oleh para waria yang sungguh-sungguh tidak seperti waria. Mungkin saya pun bisa jatuh cinta pada 'gadis-gadis' itu. Namun sayang kami tidak diperkenankan mengambil gambar saat pertunjukan, jadi saya tidak bisa menampilkan foto pertunjukan yang membuat saya terbengong-bengong itu. Hanya beberapa foto mereka yang dapat saya ambil beberapa :)
Saya dan Si gadis Korea palsu, jangan salah pilih ya :p

Look at her... oops him
 Day 3
Hari ketiga saya anggap sebagai acaranya anak-anak, karena hari itu kami lebih banyak mengunjungi tempat kesukaan anak-anak seperti kebun binatang dan arena bermain lainnya.
Berangkat pukul setengah delapan pagi dari hotel, kami mengunjungi pabrik madu milik Raja Thailand, dan ternyata mereka sangat fasih berbahasa Indonesia,,, dan ternyata memang mereka adalah bangsa kita yang awalnya melakukan studi di sana dan akhirnya bekerja disana sebagai bentuk pengabdian. Awalnya rombongan berencana mengambil foto di pantai Pattaya, namun karena hari itu gerimis turun perlahan sehingga semua memutuskan untuk mebatalkan rencana tersebut. Lagipula di Bali sudah banyak pantai, kan?
 Acara kedua adalah mengunjungi Pabrik Anggur milik seorang artis terkenal di sana yang juga mantan pacar Sang Raja. Jadi, tanah itu merupakan hadiah buat si pacar kala itu. hm... enak juga ya jadi pacar Sang Raja?!
Ini dia perkebunannya
 Selanjutnya kami ke salah satu pasar yang menjual beraneka ragam souvenir khas Thailand.
Tetep action walau di pasar
Setelah berkeliling pasar dan sempat membuat saya dan dua teman saya bingung mencari arah pulang, perjalanan dilanjutkan ke Elephant Zoo lalu ke Tiger Zoo yang menampilkan pentas seni tentang sejarah negara itu juga beberapa atraksi dari beberapa binatang di sana.
Banyak bule juga yang nonton
daaaaaaaaaaaaaaaaannn.. setelah berlelah-lelah menyenangkan hari itu, kami pun kembali ke Kota Bangkok untuk bersiap pulang esok harinya. Tidak lupa kembali menikmati jajanan murah meriah di pasar malam dekat hotel dulu.
nyam...nyam...nyam..

saya sampai nambah beberapa kali

dan dan dan,......
begitulah cerita saya hari ini.
Bahagia. Cuma itu :)


Selasa, 10 April 2012

Jepang Oh Jepang

Hari ini saya ingin berbicara soal Jepang. Salah satu negara yang punya kemajuan pesat di dunia, khususnya mengenai teknologi. Tulisan kali ini terinspirasi oleh Ms. Satoquo SEINO, Ph.D salah satu ahli pantai yang baru saya kenal. Penampilannya sangat sederhana, bahkan terlalu sederhana untuk menjadi seorang Sarjana S3. Celana kain biru tua plus kemeja hijau kotak-kotak yang tidak dimasukkan dan sepatu kets. hm.... hampir kukira ia hanya petugas komputer yang ikut dalam pertemuan kami.
Awalnya saya tak berani menyapa karena bahasa ingris saya yang sangat payah dan keyakinan saya akan pengucapannya yang tidak jelas (ha!). Namun entah kenapa (mungkin karena hanya kami berdua yang wanita), ia menyapa saya.
"Wah, katanya di Indonesia banyak insinyur wanita ya?" awal mula pertanyaan si Doktor. Akhirnya obrolan kami berlangsung lancar (syukurlah).Banyak hal yang a ceritakan pada saya. Tentang empat mahasiswanya yang berasal dari indonesia dan berkuliah selama tiga tahun juga tentang pantai (yang tidak begitu saya ingat, karena saya terlalu memikirkan ucapan bafa zang nya  yang ternyata buffer zone). Saya juga bercerita tentang ayah saya yang dulu sempat mengikuti shortcourse disana selama sebulan.
Yah... begitulah pertemuan kami. Pertemuan singkat tapi membuat saya men search foto-foto negaranya.

Sedikit gambaran soal Jepang (yang dikutip dari Wikipedia)

Jepang adalah sebuah negara kepulauan di Asia Timur. Letaknya di ujung barat Samudra Pasifik, di sebelah timur Laut Jepang, dan bertetangga dengan Republik Rakyat Cina, Korea, dan Rusia. Pulau-pulau paling utara berada di Laut Okhotsk, dan wilayah paling selatan berupa kelompok pulau-pulau kecil di Laut Cina Timur, tepatnya di sebelah selatan Okinawa yang bertetangga dengan Taiwan.
Jepang terdiri dari 6.852 pulau yang membuatnya merupakan suatu kepulauan. Pulau-pulau utama dari utara ke selatan adalah Hokkaido, Honshu (pulau terbesar), Shikoku, dan Kyushu. Sekitar 97% wilayah daratan Jepang berada di keempat pulau terbesarnya. Sebagian besar pulau di Jepang bergunung-gunung, dan sebagian di antaranya merupakan gunung berapi. Gunung tertinggi di Jepang adalah Gunung Fuji yang merupakan sebuah gunung berapi. Penduduk Jepang berjumlah 128 juta orang, dan berada di peringkat ke-10 negara berpenduduk terbanyak di dunia. Tokyo secara de facto adalah ibu kota Jepang, dan berkedudukan sebagai sebuah prefektur. Tokyo Raya adalah sebutan untuk Tokyo dan beberapa kota yang berada di prefektur sekelilingnya. Sebagai daerah metropolitan terluas di dunia, Tokyo Raya berpenduduk lebih dari 30 juta orang.
Menurut mitologi tradisional, Jepang didirikan oleh Kaisar Jimmu pada abad ke-7 SM. Kaisar Jimmu memulai mata rantai monarki Jepang yang tidak terputus hingga kini. Meskipun begitu, sepanjang sejarahnya, untuk kebanyakan masa kekuatan sebenarnya berada di tangan anggota-anggota istana, shogun, pihak militer, dan memasuki zaman modern, di tangan perdana menteri. Menurut Konstitusi Jepang tahun 1947, Jepang adalah negara monarki konstitusional di bawah pimpinan Kaisar Jepang dan Parlemen Jepang.
Sebagai negara maju di bidang ekonomi, Jepang memiliki produk domestik bruto terbesar nomor dua setelah Amerika Serikat, dan masuk dalam urutan tiga besar dalam keseimbangan kemampuan berbelanja. Jepang adalah anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, G8, OECD, dan APEC. Jepang memiliki kekuatan militer yang memadai lengkap dengan sistem pertahanan moderen seperti AEGIS serta suat armada besar kapal perusak. Dalam perdagangan luar negeri, Jepang berada di peringkat ke-4 negara pengekspor terbesar dan peringkat ke-6 negara pengimpor terbesar di dunia. Sebagai negara maju, penduduk Jepang memiliki standar hidup yang tinggi (peringkat ke-8 dalam Indeks Pembangunan Manusia) dan angka harapan hidup tertinggi di dunia menurut perkiraan PBB. Dalam bidang teknologi, Jepang adalah negara maju di bidang telekomunikasi, permesinan, dan robotika.

Dari kecil saya suka bunga sakura....

Jepang yang hidup 24 jam

Makanan jepang... hm...saya belum terbiasa

Harajuku style... ya boleh lah

sampai lupa

 hai... sudah begitu lama... bukannnya aku tak ingin menulis lagi atau bagaimana... hanya saja terkadang aku tak punya waktu jika bisa dibil...