Pernah ga rasanya laper tapi sama sekali ga pengen makan? rasanya buat ngunyah beberapa suap nasi aja ga sanggup, tapi di sisi lain perut laper badan lemes butuh asupan tenaga dari makanan paling engga roti lah.
Nah, masa-masa begini ini yang bikin saya males sekaligus seneng karena berat badan bisa turun tanpa cape-cape olah raga, diet ketat dan sebangsanya. Cukup ikuti kata hati #loh?! maksudnya kata mulut deh, secara si mulut lagi males banget buat ngunyah sesuatu.
Saat-saat kayak gini nih saya ketergantungan banget sama yang namanya "susu ultra". Hal simple memang, tapi rasanya saya berterima kasih banget sama minuman yang satu ini karena sifatnya yang dwi fungsi baik sebagai minuman dan juga makanan. Karena rasanya yang menyenangkan walau lagi males makan sekalipun. Jadi salah satu minuman wajib juga tiap pagi (kalo sempet ke CK juga buat belinya), termasuk hari ini. Nah, how about you? do you have any breakfast today? because I did.
Saat tersulit ketika kita berpisah dengan seseorang adalah
saat orang-orang mulai bertanya “mengapa” dan “bagaimana bisa”. Saat-saat kita
harus mengulang kembali sekelibat kejadian perpisahan itu. Saat akhirnya kita
teringat kembali memori ketika bersama juga saat harus menepis
kenangan-kenangan yang rasanya memenuhi pikiran kita.
Ah! Rupanya tak semudah yang dikira. Tak semudah yang orang-orang
bilang. Tak semudah mereka yang dalam sinetron memerankan perannya dalam
perpisahan.
Sering kali kita harus menepis pertanyaan-pertanyaan itu
dengan kalimat “Sudahlah, tak perlu dibahas lagi”. Bukan karena tak peduli
lagi, bukan karena sudah merasa bisa bangkit kembali… tapi mungkin saja itu
hanya kalimat yang fungsinya untuk melupakan. Bukan karena akhirnya membenci…
tapi karena takut masih mencinta…
setiap kisah pasti memiliki akhir
begitu juga dengan kami
tapi ini bukan akhir kisahku atau kisahnya
karena kami akan punya kisah masing-masing
aku dengan kisahku
dia dengan kisahnya
Kadang saya berpikir mengapa ini begini dan mengapa itu begitu
Sering juga saya berpikir mengapa saya begini dan mengapa dia begitu
Juga tidak jarang saya sibuk membayangkan hal-hal yang bisa terjadi pada saya nantinya
Tidak lelah saya mengupayakan segala cara demi mewujudkan apa yang saya inginkan.
Ambisius.
Ya! Mungkin bisa dibilang saya begitu.
Mungkin juga bisa dibilang saya egois.
Hanya saja ketika semua rencana saya gagal, ketika semua terasa berantakan, ketika saya sudah merasa cukup lelah sampai titik tertinggi, ketika saya memutuskan untukberhenti saja, DIA memberi saya hal lain.
Yah, mungkin saat ini bukan waktu yang tepat untuk memikirkan hal-hal yang berbau CINTA.
Bukan waktu yang tepat untuk memusingkan hal-hal remeh tentang masa romantisme kehidupan atau apalah namanya.
Tidak apa-apa, Tuhan.
Selama kau masih mengingat saya, selama kau masih menganggap saya gadis kecilmu, selama saya masih bisa bahagia dengan apapun yang saya alami.
Saya mungkin tidak bisa berkata lebih banyak... karena apa yang saya dapatkan sudah lebih dari apa yang pantas saya dapatkan.
Terima Kasih, Tuhan.
Lagi sibuk ngapus2in data2 ga penting yang buat penuh Drive D komputer saya, eh nemuin tulisan ini...yang judul dokumennya "arie" entah buat sendiri ato sunting dari internet, tapi ijin share juga ya mba arie....
Seseorang yang mencintai anda, tidak bisa memberikan alasan
mengapa ia mencintai anda. Dia hanya tahu, bahwa dimatanya, anda adalah yang
terbaik.
Seseorang
yang mencintai anda, sebenarnya selalu membuat anda marah, jengkel ataupun
stres. Tapi ia tidak pernah melakukan sesuatu hal yang bodoh karena semua
yang dilakukannya adalah untuk kebaikan anda.
Seseorang
yang mencintai anda, jarang memuji anda, tapi sebenarnya jauh dalam lubuk
hatinya yang paling dalam, anda adalah yang terbaik yang dia inginkan.
Seseorang
yang mencintai anda, akan marah-marah atau mengeluh jika anda tidak membalas
pesannya atau telponnya, karena ia peduli dan ia tidak ingin sesuatu terjadi
kepada anda.
Seseorang
yang mencintai anda, hanya menjatuhkan airmatanya di hadapan anda. Ketika anda
mencoba untuk menghapus air matanya, anda telah menyentuh hatinya, dimana
hatinya selalu berdegup, berdenyut dan bergetar untuk anda.
Seseorang
yang mencintai anda, akan mengingat setiap kata yang anda ucapkan, bahkan yang
tidak sengaja dan ia akan selalu menggunakan kata-kata itu tepat waktunya.
Seseorang
yang mencintai anda, tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah, karena ia
tidak mau mengingkari janjinya. Ia ingin anda untuk mempercayainya dan ia ingin
memberikan hidup yang paling bahagia dan aman selama-lamanya.
Seseorang
yang mencintai anda, mungkin tidak bisa mengingat kejadian atau kesempatan
istimewa, seperti perayaan hari ulang tahun anda. Tapi ia mengetahui bahwa
setiap detik yang ia lalui bahwa ia mencintai anda dan tidak peduli hari apakah
hari ini
Seseorang yang mencintai anda, tidak akan berkata cinta dengan
mudah, karena segala yang dilakukannya untuk anda adalah untuk menunjukkan
bahwa ia siap mencintai anda. Tetapi hanya ia yang akan mengatakan kata I Love
You pada situasi yang spesial, karena ia tidak mau anda salah mengerti, dia mau
anda mengetahui bahwa ia mencintai diri anda.
Seseorang
yang benar-benar mencintai anda, akan merasa bahwa sesuatu harus dikatakan
sekali saja karena ia berpikir bahwa anda telah mengerti dirinya. Jika berkata
terlalu banyak, ia akan merasa bahwa tidak ada yang akan membuatnya bahagia
ataupun tersenyum.
Seseorang
yang mencintai anda, akan pergi untuk menjemput anda, tapi dia tidak akan
membawa seikat mawar dan memanggil anda sayang seperti yang anda harapkan. Ia
akan selalu memperhatikan kondisi anda dengan ketulusan hatinya.
Seseorang
yang mencintai anda, tidak tahu apakah ia harus menelpon anda saat anda marah,
tapi ia akan mengirimkan pesan setelah beberapa jam. Karena jika ia menelpon
anda, di saat anda emosi, maka penjelasannya hanyalah dijadikan 'sampah'. Tapi
saat anda sudah tenang maka penjelasan yang diberikannya akan dicerna oleh
anda.
Seseorang
yang mencintai anda, akan selalu menyimpan semua benda yang telah anda berikan,
bahkan kertas kecil bertuliskan ‘ I LOVE U ‘ ada di dalam dompetnya.
Seseorang
yang mencintai anda, jarang mengatakan kata-kata manis. Tapi anda bisa
mengetahuinya saat ‘kecupannya’ sudah menyalurkan semua rasa.
Seseorang
yang mencintai anda akan selalu berusaha membuat anda tersenyum dan tertawa
meski terkadang dengan cara membuat anda bingung.
Seseorang
yang mencintai anda, akan membalut hati anda yang pernah terluka dan menjaganya
dengan setulus hati agar tidak terluka lagi. Ia akan memberikan anda yang
terbaik walau harus menyakiti hatinya sendiri.
Seseorang yang mencintai anda, akan rela
melepaskan anda pergi bila bersamanya anda tidak bahagia, ia pun akan turut
bahagia meski anda yang dicintainya bahagia bersama orang lain.
Saya yakin hampir sebagian besar masyarakat Indonesia
terutama pecinta dunia perfilman sudah menonton film yang satu ini. Habibie
Ainun. Sebuah film yang diangkat dari kisah nyata salah satu pemimpin Negara Indonesia
di jamannya.
Hari itu sebulan lalu sekitar tanggal 17 Desember 2012, saya
dan beberapa teman ikut meramaikan salah satu bioskop yang terletak di daerah
Kuta tepatnya di mall yang letaknya di depan antai Kuta, Beachwalk. Dengan
modal ‘tiket titip beli di temen’ itu akhirnya kami mendapat giliran menonton
pukul 19.00 Wita, dan kami harus berangkat 2 jam sebelumnya untuk
mengantisipasi kemacetan yang terjadi akhir pekan itu.
Akhirnya kami sampi 30 menit sebelum film dimulai akibat kemacetan
serta sulitnya mencari parkir di tempat itu, namun untunglah kami tidak
melewatkan apapun. Film yang berdurasi 118 menit tersebut sukses menghipnotis
saya malam itu. Dengan berbekal tissue dan beberapa camilan, saya begitu
menikmati semuanya seolah saya yang berada di film itu, entah sebagai Habibie
juga Ainun. Ah… siapa sih yang tidak terhipnotis dengan adegan-adegan itu? Apalagi
itu adalah kisah nyata yang memang benar terjadi…
Hm… saya jadi ingin seperti mereka. Ingin seperti
Habibie_Ainun. Mereka yang melewati hidup penuh dengan cinta dan kesetiaan
sampai akhir hidupnya. Mereka yang menjalani hidup tanpa pernah menyesal dengan
apapun yang mereka lewati, dan apapun yang mereka pilih. Itu bisa kan?
Berikut
ini kutipan isi surat Cintanya, yang saya petik dari http://hiburan.kompasiana.com/film/2012/11/01/cinta-pertama-terakhir-pak-habibie-dalam-film-habibie-ainun-505191.html
:
Sebenarnya ini bukan tentang
kematianmu, bukan itu.Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada
pada akhirnya,dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah
giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu. Tapi yang membuatku tersentak
sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan
kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku
menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku
serasa kosong melompong, hilang isi……
“Saya dilahirkan untuk Ainun dan Ainun dilahirkan untuk
saya”
……Kau tahu sayang, rasanya seperti
angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.Pada airmata yang jatuh
kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau
ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,aku bukan hendak megeluh, tapi
rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang
baik bagimu sayang,tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku
kekasih yang baik.mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah
mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku
arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan, Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya, kau dulu tiada
untukku, dan sekarang kembali tiada.selamat jalan sayang, cahaya mataku,
penyejuk jiwaku, selamat jalan, calon bidadari surgaku ….