sebenernya sih engga :)
Senin, 02 September 2013
Jumat, 30 Agustus 2013
Lagi-lagi KAMU!
Berkali-kali saya menulis dan menghapusnya lagi dalam blog ini. Bahkan
beberapa hanya terabaikan menjadi sebuah draft. Saya malu. Saya tidak
punya tulisan bagus untuk dipublikasikan. Kisah saya juga biasa-biasa
saja untuk menjadi sebuah cerita. Memang semua hanya tentang kamu.
Selalu kamu dan lagi-lagi kamu. Entah kenapa saya tidak bisa mengurangi
cinta saya bahkan setelah beberapa kejadian yang menyakiti hati saya
kemarin-kemarin. Saya hanya bisa terus berharap bahwa semua akan bisa
menjadi lebih baik. Saya berharap semua kejadian yang lalu bisa saya
jadikan pelajaran berharga bagi perjalanan kita nantinya. Seandainya
kita bersama.
Kamu terlalu menguasai saya. Kamu mengambil semua cinta yang saya punya. Bahkan untuk diri saya hanya saya sisakan sedikit untuk berjaga-jaga. Siapa tahu dunia berkehendak lain mengenai kisah kita. Tapi saya tidak akan berhenti berharap :)
Kamu terlalu menguasai saya. Kamu mengambil semua cinta yang saya punya. Bahkan untuk diri saya hanya saya sisakan sedikit untuk berjaga-jaga. Siapa tahu dunia berkehendak lain mengenai kisah kita. Tapi saya tidak akan berhenti berharap :)
Kecanduan Kopi
Mereka menyeruput kopi paginya dengan ribut sambil ber 'ahh' ria,
sedangkan aku hanya memesan cokelat panas. Yeah, aku tak terlalu
tertarik pada kopi. Aku cenderung berpikir bahwa kopi akan membuat
kecanduan, lagipula tidak sepenuhnya mengusir kantukku. Memang beberapa
kali aku mencoba Kopi, khususnya saat aku benar-benar harus terjaga
mengerjakan tugas-tugasku saat kuliah, atau saat aku benar-benar ingin
terjaga untuk menghabiskan serial film yang sedang kutonton.
Beberapa orang bilang padaku bahwa kopi benar-benar membantu hidup mereka, pokoknya hidup akan sulit tanpa kopi. Yah, kurasa mereka sudah kecanduan, sama halnya seperti mereka yang tidak bisa hidup tanpa rokok. Mungkin itu juga yang membuatku tidak terlalu tertarik dengan kopi. Aku takut kecanduan. Aku takut kecanduan terhadap suatu hal. Hal remeh sekalipun.
Beberapa waktu lalu aku nyaris kecanduan kopi, akibat salah satu rekan kerjaku yang memang rajin membuatkan kopi untuk rekan kerja yang lain. Aku tentu senang-senang saja jika menikmati sesuatu dengan gratis :p lagipula tidak ada salahnya mencicipi dalam waktu senggang, sambil menunggu waktu pulang.
Nyatanya dua minggu itu nyaris membuatku ketergantungan terhadap kopi, sekalipun itu hanya capucino yang kandungan kafeinnya lebih sedikit dari kopi hitam. Tapi dengan segera aku mengentikannya, masih bisa selagi belum kecanduan.
Yah, sekarang aku harus puas dengan cokelat panasku atau secangkir teh yang menemani sore hariku.
Biar aku tergantung hanya pada diriku.
Tidak pada kopi.
Apalagi padamu.
Beberapa orang bilang padaku bahwa kopi benar-benar membantu hidup mereka, pokoknya hidup akan sulit tanpa kopi. Yah, kurasa mereka sudah kecanduan, sama halnya seperti mereka yang tidak bisa hidup tanpa rokok. Mungkin itu juga yang membuatku tidak terlalu tertarik dengan kopi. Aku takut kecanduan. Aku takut kecanduan terhadap suatu hal. Hal remeh sekalipun.
Beberapa waktu lalu aku nyaris kecanduan kopi, akibat salah satu rekan kerjaku yang memang rajin membuatkan kopi untuk rekan kerja yang lain. Aku tentu senang-senang saja jika menikmati sesuatu dengan gratis :p lagipula tidak ada salahnya mencicipi dalam waktu senggang, sambil menunggu waktu pulang.
Nyatanya dua minggu itu nyaris membuatku ketergantungan terhadap kopi, sekalipun itu hanya capucino yang kandungan kafeinnya lebih sedikit dari kopi hitam. Tapi dengan segera aku mengentikannya, masih bisa selagi belum kecanduan.
Yah, sekarang aku harus puas dengan cokelat panasku atau secangkir teh yang menemani sore hariku.
Biar aku tergantung hanya pada diriku.
Tidak pada kopi.
Apalagi padamu.
pada suatu sore
Sore itu langit tampak kemerahan. Ah! Hari mulai senja. Aku
melangkahkan kakiku perlahan di atas pasir putih yang tampaknya mulai berwarna
kecokelatan. Berjalan terus sambil memperhatikan keramaian di sekitarku. Ramai
sekali. Seolah-olah mereka atau kami tidak pernah melihat senja seindah ini.
Ah! Senja lagi. Mengingatkanku padamu sore itu. Sore yang tidak pernah menjadi
milik kita. Atau sore yang dulunya kita anggap milik kita. Padahal tak pernah
ada kita. Hanya aku. Atau kamu.
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Tak bisa ku hidup tanpamu
Terbiasa kau perhatikan aku
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Ooh cintaku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Kau mimpi besarku
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-rini-mimpi-besarku.html#.UiD8K38uNio
salam kenal ya :)
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Tak bisa ku hidup tanpamu
Terbiasa kau perhatikan aku
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Ooh cintaku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Kau mimpi besarkudari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-rini-mimpi-besarku.html#.UiD8K38uNio
salam kenal ya :)
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-rini-mimpi-besarku.html#.UiD8K38uNio
salam kenal ya :
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Tak bisa ku hidup tanpamu
Terbiasa kau perhatikan aku
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Ooh cintaku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Kau mimpi besarku
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-rini-mimpi-besarku.html#.UiD8K38uNio
salam kenal ya :)
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-rini-mimpi-besarku.html#.UiD8K38uNio
salam kenal ya :)
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-rini-mimpi-besarku.html#.UiD8K38uNio
salam kenal ya :)
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Tak bisa ku hidup tanpamu
Terbiasa kau perhatikan aku
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Ooh cintaku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Kau mimpi besarku
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-rini-mimpi-besarku.html#.UiD8K38uNio
salam kenal ya :)
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-rini-mimpi-besarku.html#.UiD8K38uNio
salam kenal ya :)
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Tak bisa ku hidup tanpamu
Terbiasa kau perhatikan aku
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Ooh cintaku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Kau mimpi besarku
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-rini-mimpi-besarku.html#.UiD8K38uNio
salam kenal ya :)jhvAKJscvlj
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-rini-mimpi-besarku.html#.UiD8K38uNio
salam kenal ya :)jhvAKJscvlj
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Tak bisa ku hidup tanpamu
Terbiasa kau perhatikan aku
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Ooh cintaku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Kau mimpi besarku
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-rini-mimpi-besarku.html#.UiD8K38uNio
salam kenal ya :)
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-rini-mimpi-besarku.html#.UiD8K38uNio
salam kenal ya :)
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Tak bisa ku hidup tanpamu
Terbiasa kau perhatikan aku
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Ooh cintaku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Kau mimpi besarku
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-rini-mimpi-besarku.html#.UiD8K38uNio
salam kenal ya :)
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-rini-mimpi-besarku.html#.UiD8K38uNio
salam kenal ya :)
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Tak bisa ku hidup tanpamu
Terbiasa kau perhatikan aku
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Ooh cintaku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Kau mimpi besarku
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-rini-mimpi-besarku.html#.UiD8K38uNio
salam kenal ya :)
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-rini-mimpi-besarku.html#.UiD8K38uNio
salam kenal ya :)
Rabu, 28 Agustus 2013
Selasa, 13 Agustus 2013
Terima kasih, Kamu
Satu proses lagi dalam hidupku. Satu pelajaran berharga yang
mungkin nantinya bisa membuatku lebih baik atau hanya jadi kenangan yang
membuatku tersenyum di kemudian hari.
Pagi yang kelam. Aku menarik selimut hingga menutupi bagian
bawah wajahku. Huh! Dinginnya pagi ini. Malas sekali untuk beranjak ke tempat
kerjaku. Matahari seolah bersembunyi dan menjauh dariku. Ah! Jangan diingat
lagi. Tidak perlu dan tidak penting lagi. Itu hanyalah proses pendewasaan diri,
itu hanyalah proses yang harus kulalui dalam hidupku. Paling tidak sekarang aku
tahu bahwa aku tak boleh lagi memulai hal yang tak akan bisa kuselesaikan.
Berjalanlah dengan benar, melangkahlah hati-hati, jangan sampai terjatuh untuk
kesekian kali lagi.
Yang aku tahu sekarang bahwa kebahagiaan mereka jauh lebih
berarti dari apapun, lagipula aku toh tetap bahagia. Masa lalu hanyalah sebuah
memori kehidupan yang dialami setiap orang. Nanti pasti akan hilang sendiri
seiring berjalannya waktu.
Terima kasih, Kamu.
Yang selalu mengingatkanku ketika aku lupa.
Yang selalu menegurku ketika aku salah.
Yang selalu menemaniku ketika aku jatuh.
Yang selalu menenangkanku ketika aku takut.
Hai, kamu….
Berbahagialah… karena telah menjadi orang yang
membuat orang lain bahagia. Aku dan mereka.Selasa, 16 Juli 2013
babibu ga jelas
hey! I miss you so much, Blog.
setelah sibuk2 sama urusan kantor yang sebenernya males banget buat dikerjain, finally bisa juga buka facebook dan Blog di laptop... mumpung agak free dikit lah ya... sebelum si bos manggil2 buat ngasi kerjaan (lagi).
so, how are you now? missing me? ato biasa aja? ato malah ga inget ya?
yah whatever lah ya.... pastinya saya berharap semua makin baik makin lancar makin jaya...
loh?! berasa ngucapin selamat ulang taun gitu ya?!
ngomong-ngomong soal hidup, hidup saya ya masih gini-gini aja sih.... ga banyak berubah, cuma rasanya ya lebih SAYA aja. Ga peduli lah sama omongan orang-orang tentang saya yang begini dan begitu, ga peduli juga sama ortu (mestinya peduli) yang kayaknya juga udah gimanaaaaa gitu sama saya.
ih, males banget deh ngomongin masalah hidup ya... berat banget rasanya, yang penting dijalanin dengan santai dan happy pasti akhirnya juga happy dong.
jadi, akhir kata (karena kerjaan udah dateng) saya ucapin....
semoga semua bahagia seperti seharusnya
setelah sibuk2 sama urusan kantor yang sebenernya males banget buat dikerjain, finally bisa juga buka facebook dan Blog di laptop... mumpung agak free dikit lah ya... sebelum si bos manggil2 buat ngasi kerjaan (lagi).
so, how are you now? missing me? ato biasa aja? ato malah ga inget ya?
yah whatever lah ya.... pastinya saya berharap semua makin baik makin lancar makin jaya...
loh?! berasa ngucapin selamat ulang taun gitu ya?!
ngomong-ngomong soal hidup, hidup saya ya masih gini-gini aja sih.... ga banyak berubah, cuma rasanya ya lebih SAYA aja. Ga peduli lah sama omongan orang-orang tentang saya yang begini dan begitu, ga peduli juga sama ortu (mestinya peduli) yang kayaknya juga udah gimanaaaaa gitu sama saya.
ih, males banget deh ngomongin masalah hidup ya... berat banget rasanya, yang penting dijalanin dengan santai dan happy pasti akhirnya juga happy dong.
jadi, akhir kata (karena kerjaan udah dateng) saya ucapin....
semoga semua bahagia seperti seharusnya
Langganan:
Postingan (Atom)
sampai lupa
hai... sudah begitu lama... bukannnya aku tak ingin menulis lagi atau bagaimana... hanya saja terkadang aku tak punya waktu jika bisa dibil...
-
Hi, blog... Entah sudah berapa lama aku tak menulisimu. Bukannya aku yang terlalu sibuk atau bagaimana. Hanya saja aku belum punya tulisan...
-
hai... sudah begitu lama... bukannnya aku tak ingin menulis lagi atau bagaimana... hanya saja terkadang aku tak punya waktu jika bisa dibil...
-
Kenapa? Takut ya sama saya? Saya ga gigit kok Saya ga jahat kok Tenang aja