Kamis, 23 Februari 2012

Gara-gara Mumet

Aku terduduk di salah satu ruangan sempit yang dipenuhi dengan orang-orang super sibuk di dalamnya. Sesekali celetukan yang berupa pertanyaan keluar dari salah satu orang itu, beberapa kali juga bersamaan disela-sela suara ketukan-ketukan keyboard laptop yang nyaris tak pernah berhenti.
Aku yang baru beberapa hari belakangan ikut menempati (atau bisa dibilang memenuhi) ruangan ini ikut meramaikan dengan ketukan-ketukan keyboard laptopku.
Lelah, sudah pasti. Tapi aku juga senang bisa menghindar dari bisikan-bisikan miring tentangku sebelumnya. Juga pandangan aneh yang kerap kali tertuju padaku. Sayang sekali mereka tidak tahu kalau aku tahu. Entah aku punya salah apa padanya, entah aku pernah berbuat apa padanya. Atau mungkin dia yang hanya sekedar iri dengan pencapaianku. Kadang aku hanya tersenyum jika melewatinya, kadang juga menyapa (kalau moodku sedang baik). Tapi tak jarang aku hanya berlalu sambil pura-pura tidak melihatnya. Memang kenapa? Boleh-boleh saja kan aku melakukannya? Itu hak ku kan?
Ah, buat apa dipermasalahkan. Sekarang aku punya kebebasan kemana saja. Kemana aku suka. Disini atau disana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

sampai lupa

 hai... sudah begitu lama... bukannnya aku tak ingin menulis lagi atau bagaimana... hanya saja terkadang aku tak punya waktu jika bisa dibil...